Ujian Kenaikan Tingkat Tahta Mataram Cabang Bandung
Bandung — Minggu, 25 Januari 2026, Tahta Mataram Cabang Bandung menggelar kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang bertempat di Kampung Cikalage Girang, Cikancung, Kabupaten Bandung. Sejak awal kegiatan, suasana sudah terasa hangat dan penuh semangat. Para anggota hadir dengan kesiapan lahir dan batin untuk mengikuti tahapan ujian yang menjadi bagian penting dalam perjalanan latihan mereka.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Setiap peserta menjalani rangkaian ujian dengan sungguh-sungguh, menunjukkan hasil dari latihan yang telah ditempuh selama ini. Tidak hanya soal kemampuan fisik, UKT juga menjadi sarana untuk menguji ketahanan mental, kedisiplinan, serta kematangan sikap dalam bersikap dan bertindak. Semua proses dijalani dengan penuh tanggung jawab, mencerminkan keseriusan anggota dalam menapaki jenjang berikutnya.
Suasana persaudaraan dan kekompakan tampak jelas sepanjang kegiatan. Antar anggota saling menyemangati, saling membantu, dan menjaga kebersamaan. Nilai persaudaraan yang menjadi bagian dari ajaran Lembaga Tahta Mataram benar-benar terasa hidup di tengah jalannya acara. Momen seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antar anggota, tetapi juga memperkuat rasa memiliki terhadap keluarga besar Tahta Mataram.
Prosesi tradisi dalam UKT tersebut dipimpin langsung oleh Kang Sunarto, atas rekomendasi dari Ki Darpa Wilaga. Kehadiran beliau membawa dorongan moral tersendiri bagi para anggota yang sedang menempuh tahapan penting dalam perjalanan belajar mereka. Saat prosesi berlangsung, suasana terasa lebih khidmat, dan para peserta mengikutinya dengan penuh rasa hormat.
Dalam wejangan yang disampaikan, Kang Sunarto menekankan pentingnya untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu yang bermanfaat. Beliau mengingatkan bahwa kenaikan tingkat bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan justru awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ilmu yang dipelajari harus dijaga, dilatih, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ilmu yang bermanfaat akan menjadi penerang dalam langkah kita. Maka belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga sikap, dan amalkan kebaikan dalam kehidupan,” pesan beliau kepada seluruh peserta. Wejangan tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana namun mengena, membuat para anggota semakin memahami makna dari perjalanan yang sedang mereka jalani.
Kegiatan UKT ini pada akhirnya bukan hanya menjadi ajang evaluasi kemampuan semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembentukan karakter, pendewasaan sikap, serta penguatan nilai spiritual dan persaudaraan di lingkungan Lembaga Tahta Mataram. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi bekal berharga bagi para anggota untuk terus melangkah, tidak hanya dalam latihan, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.





