Ujian Kenaikan Tingkat Tahta Mataram Jakarta Raya

Ujian Kenaikan Tingkat Tahta Mataram Jakarta Raya

Jakarta Barat — Pada Sabtu, 24 Januari 2026, Tahta Mataram Cabang Jakarta Barat melaksanakan kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat yang bertempat di Pelataran Karang Taruna Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat, serta diikuti dengan semangat kebersamaan yang kuat di antara para Anggota.

Ujian Kenaikan Tingkat merupakan bagian penting dalam proses pembinaan anggota Tahta Mataram, sebagai sarana evaluasi sekaligus pendalaman laku latihan yang telah dijalani. Sejak awal kegiatan, suasana sudah terasa kondusif, mencerminkan kesiapan para anggota dalam mengikuti setiap tahapan ujian dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.

Prosesi ujian dan tradisi dipimpin langsung oleh Mas Indra, yang pelaksanaannya didasarkan atas rekomendasi dari Ki Baluh Asweta. Seluruh rangkaian tradisi dijalankan sesuai dengan tata laku dan ajaran Tahta Mataram, dengan tetap menjunjung tinggi nilai etika, kedisiplinan, serta persaudaraan sebagai landasan utama dalam setiap proses kenaikan tingkat.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Indra menyampaikan wejangan mengenai pentingnya mempelajari dan menghayati ilmu spiritual di tengah kehidupan perkotaan. Beliau menegaskan bahwa hidup di wilayah perkotaan seperti DKI Jakarta, yang penuh dengan dinamika, tuntutan, dan kesibukan, sering kali membuat manusia larut dalam rutinitas duniawi. Oleh karena itu, ilmu spiritual menjadi pegangan batin agar seseorang tidak kehilangan arah, jati diri, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa ilmu spiritual bukan untuk menjauhkan diri dari kehidupan modern, melainkan sebagai penyeimbang. Dengan bekal spiritual yang kuat, manusia diharapkan mampu menjalani kehidupan kota dengan kesadaran, ketenangan batin, serta sikap bijaksana dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, baik dalam lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat.

Melalui kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar yang berkelanjutan bagi seluruh anggota, mempererat tali persaudaraan antar warga Tahta Mataram Jakarta Raya, serta menjadi pengingat bahwa laku spiritual tetap relevan dan penting di mana pun manusia berpijak, termasuk di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota besar.